Primbon & Weton

Neptu: Nilai Angka dalam Primbon Jawa

MistikID 2 menit baca
Neptu Nilai Angka dalam Primbon Jawa

Dalam primbon Jawa, ada satu konsep yang menjadi dasar hampir semua perhitungan: neptu. Neptu adalah nilai angka yang melekat pada setiap hari dan pasaran dalam kalender Jawa. Angka inilah yang kemudian digunakan untuk membaca watak, menentukan kecocokan jodoh, dan memilih hari baik.

Di MistikID, kami menghadirkan penjelasan lengkap tentang neptu mulai dari pengertian, tabel nilai, hingga kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari.

Apa Itu Neptu?

Neptu adalah nilai angka yang diberikan pada setiap hari dan pasaran dalam kalender Jawa. Nilai ini berasal dari tradisi primbon yang diwariskan secara turun-temurun.

Menurut Koentjaraningrat dalam bukunya Kebudayaan Jawa (1984), neptu bukan sekadar angka, tetapi simbol hubungan manusia dengan kosmos. Angka-angka ini dipercaya memiliki makna dan pengaruh terhadap kehidupan seseorang.

Tabel Neptu Hari

HariNeptu
Minggu5
Senin4
Selasa3
Rabu7
Kamis8
Jumat6
Sabtu9

Tabel Neptu Pasaran

PasaranNeptu
Legi5
Pahing9
Pon7
Wage4
Kliwon8

Cara Menghitung Neptu Weton

Jumlahkan neptu hari dan pasaran kelahiran Anda.

Contoh:

  • Minggu Legi = Minggu (5) + Legi (5) = 10

  • Senin Pahing = Senin (4) + Pahing (9) = 13

  • Kamis Pon = Kamis (8) + Pon (7) = 15

Kegunaan Neptu

1. Menentukan kecocokan jodoh
Jumlahkan neptu kedua calon pasangan, lalu bagi dengan angka 7. Sisa pembagian menentukan kategori kecocokan: Ratu, Jodoh, Topo, Tinari, Padu, Sujanan, atau Pesthi.

2. Membaca watak
Setiap neptu diyakini mempengaruhi karakter seseorang.

3. Menentukan hari baik
Untuk pernikahan, pindah rumah, atau membuka usaha.

4. Puasa weton
Sebagian masyarakat Jawa menjalankan puasa pada hari weton-nya sebagai bentuk introspeksi.

Neptu dalam Pandangan Islam

Menurut NU Online, ilmu weton dan neptu bisa mubah (boleh) jika didasarkan atas riset dan digunakan sebagai ikhtiar, bukan penentu takdir mutlak.

Referensi

  1. Koentjaraningrat (1984). Kebudayaan Jawa. Jakarta: Balai Pustaka.

  2. Endraswara, Suwardi (2018). Primbon Jawa: Kajian Antropologi. Yogyakarta: Media Pressindo.

  3. NU Online (2023). Hukum Ilmu Weton dalam Islam. Diakses dari https://islam.nu.or.id.